Tampilkan postingan dengan label kuliner halal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner halal. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Maret 2020

Masjid Jamek Kuala Lumpur



Masjid Jamek Sultan Abdul Samad adalah salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Masjid ini dibangun oleh pedagang-pedagang Islam yang berasal dari India di persimpangan Sungai Klang dan Sungai Gombak, pada zaman penjajahan Britania. Masjid ini terletak dekat dengan Dataran Merdeka, stasiun Putra LRT, dan Star LRT. Masjid ini menjadi salah satu penunjuk bahwa Kuala Lumpur adalah Kota Kebudayaan Islam. Masjid ini didesain oleh Arthur Benison Hubback dan dibuka secara resmi oleh Sultan Selangor pada tahun 1909. Arsitektur Masjid Jamek ini bergaya Moor.







Keunikan dari masjid ini sehingga banyak kedatangan turis karena gaya bangunan masjid yang unik serta memikat. Berada di Malaysia yang termasuk kawasan Asia Tenggara namun masjid Jamek berciri khas arsitektur Moorish. Masjid Jamek yang dibangun pada tahun 1909 didominasi oleh warna merah bata dan putih, berdinding batu bata, memiliki 2 menara serta 3 kubah berwarna putih. Bagian masjid memiliki banyak gerbang melengkung yang menjadi ciri khas. Hal unik lainnya adalah halaman masjid yang ditutupi atap yang mirip dengan masjid Nabawi di Madinah. Masya allah cantiknya..


Kamis, 05 Maret 2020

Berwisata ke Kampong Glam sambil menikmati kuliner urang awak


Sejarah Kampong Glam

Istana Kampong Glam aslinya dibangun oleh Sultan Hussein Shah dari Johor pada tahun 1819 di atas lahan sekitar 23 hektare (57 acre) di Kampong Glam yang telah diberikan kepadanya oleh Perusahaan Hindia Timur Britania. Diyakini merupakan sebuah bangunan kayu di kawasan di sebelah timur Beach Road. Ketika selesai dibangun, istana ini menempati area dua kali ukuran kompleks saat ini, yang berkurang pada tahun 1824 untuk pembangunan North Bridge Road. Sultan tinggal di sana sampai tak lama sebelum kematiannya di Malaka pada tahun 1835.


Bangunan beton yang ada saat ini diperintahkan pembangunannya oleh putra sulung Sultan Hussein, Sultan Ali Iskandar Shah dari Kerajaan Johor-Riau–Lingga pada tahun 1835. Istana baru dibangun di atas lokasi bangunan asli antara tahun 1836 dan 1843. Istana dua lantai yang baru ini diyakini telah dirancang oleh arsitek kolonial George Drumgoole Coleman karena beberapa ciri khas arsitekturnya mirip dengan bangunan lain yang dirancang Coleman, meskipun tidak ada bukti pasti bahwa istana baru ini dirancang olehnya. Desainnya merupakan kombinasi dari gaya Palladian, yang saat itu populer di Inggris, dengan motif tradisional Melayu. Kompleks Istana yang luas dikelilingi oleh tembok pembatas, dan rumah-rumah kecil bergaya kampung dibangun di sekitarnya untuk para kerabat, abdi, dan perajin Sultan.

Setelah istana selesai dibangun pada tahun 1843, Tengku Alam, putra sulung Sultan Ali, tinggal di dalamnya sampai kematiannya pada tahun 1891. Sewa lahan di mana istana berdiri telah dihibahkan oleh Sultan Ali, dan Tengku Alam terus mengumpulkan uang sewa dan menyokong para anggota keluarga ayahnya sesuai dengan adat kebiasaan Melayu. Setelah kematiannya, dia dimakamkan di makam kerajaan di Masjid Sultan yang berdekatan.


Kampong Glam atau nama aslinya "Kampung Gelam" terletak di Singapura, menjadi pemukiman awal masyarakat Bugis dan Jawa dari Indonesia. Kampong Glam mendapat namanya dari Pohon Gelam yang terdapat di seluruh Singapura hingga kini.


Dikampong Glam terdapat beberapa restoran seperti Restoran Mamanda, Tambuah Mas Indonesia dan Hajah Maimunah , restoran ini menjadi pilihan yang mampu memenuhi cita rasa pelanggan, Restoran Tambuah Mas terkenal dengan hidangan istimewa dari masakan khas padang seperti rendang, aneka gulai, kari kepala ikan, dan ikan asam pedas, sedangkan Restoran Hajah Maimunah pula populer dengan masakan rumah seperti siput sedut, ayam kalasan, ikan pari bakar dan urap-urap.


Restoran Mamanda yang pada awalnya dikenal sebagai Gedung Kuning sebenarnya tempat tinggal Bendahara Singapura pada zaman pemerintahan Inggris dikenal sebagai Haji Yusof Tali Pinggang sampai 1950. Hidangan istimewanya seperti nasi tumpang, nasi kuning, nasi rawon dan sayur lodeh.


selain restoran, di kampong Glam terdapat berbagai lokasi yang lebih menarik lagi seperti :

1.    Masjid Sultan

Masjid Sultan di Kampung Glam vSingapura merupakan masjid pertama yang dibangun di republik itu. Hingga kini, masjid bersejarah itu masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan asing yang datang ke Singapura.



Mesjid ini ada di Singapura, orang pertama yang membangun Mesjid Sultan adalah orang Jawa dari Indonesia. Ia datang ke Singapura bertujuan untuk berdagang dengan orang Arab dan Bugis pada tahun 1826 silam. Dari awal berdiri, jemaah di masjid ini pun semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Hingga kini masjid sultan Singapura masih berdiri kokoh di tempat dimana dia pertama kali didirikan, menjadi salah satu masjid tetua dan terbesar di Singapura Istana Kampung Glam.

2.    Taman Warisan Melayu


Taman Warisan Melayu merupakan sebuah museum dan pusat kebudayaan Melayu yang ada di Singapura. Tempat ini pertama kali didirikan pada tahun 2004, kemudian direnovasi kembali pada tahun 2011. Taman Warisan Melayu pun dibuka kembali pada tahun 2012 hingga sekarang.

3.    Haji Lane

Tempat ini dikenal sebagai salah satu tempat favorit bagi para muda-mudi di Singapura. Berkunjung ke sini kita bisa menemukan banyak sekali butik, pernak-pernik hingga tempat pembuatan tattoo. Haji Lane juga terkenal sebagai spot yang lagi trendnya untuk berfoto-foto karena ada banyak mural keren yang instagramable di sepanjang dindingnya.


4.    Kampung Glam Café 


Kampung Glam Café makananya halal, dan juga menyajikan menu yang murah. Jika kita biasa begadang pun bisa datang ke sini, karena Kampung Glam Cafe buka hingga pukul 2 pagi. Jenis makanan yang bisa di coba disini adalah makanan melayu sepert mie rebus dan nasi lemak. Seperti pada umumnya, makanan di Singapura memiliki cita rasa yang mirip dengan makanan Indonesia. Kita bias jalan-jalan di sini pada malam hari karena tempat ini selalu ramai oleh pengunjung bahkan hingga dini hari.

5.    Singapura Zam-zam


Tempat ini merupakan sebuah tempat makan yang terkenal di kawasan Kampong Glam. Lokasi dari Singapura Zam-Zam ini pun tidak jauh dari Masjid Sultan. Salah satu menu makanan yang di favoritkan bagi para wisatawan di sini adalah martabak. Martabak yang dijajakan pun beraneka ragam dan isinya mulai dari yang berisi daging sapi, ayam hingga daging rusa.
Untuk mencicipi martabak ini kita harus sediakan uang yang cukup banyak,  karena harganya cukup mahal. Tetapi, meskipuyn mahal rasanya tidak akan kecewa karena martabaknya terkenal sangat enak.

6.    Arab Street


Kalau mau membeli oleh-oleh, pakaian atau makanan khas Arab bisa berkunjung ke Arab Street. Jika berkunjung ke sini kita akan menemukan banyak sekali toko yang menjual barang-barang khas timur tengah seperti kain, baju gamis, karpet, sajadah dan masih banyak lagi yang lainnya. Berbeda dengan tempat lainnya, Arab Street memang dikenal sebagai tempat untuk berbelanja saja.






Senin, 02 Maret 2020

Berlibur Menikmati Kuliner Halal di Thailand


Thailand adalah salah satu negara yang ada di ASEAN yang menjadi tujuan wisata bagi para wisatawan. Jika kamu berlibur ke Thailand pasti kamu akan mencicipi makanan khas Thailand. Berikut ini adalah beberapa makanan halal dari Thailand yang dapat kamu nikmati.

1. Tom Yum Goong

Ciri khas dari tom yum adalah makanan yang terbuat dari udang yang renyah lalu dicampur dengan berbagai jenis rempah seperti lengkoas dan daun serai. Rasa dari makanan ini adalah asin, manis, asam yang bercampur menjadi satu dan sensasi segar saat memakannya.
Tom yum ini juga sudah ada di Indonesia dan beberapa restoran menjual menu Thailand yang satu ini. Tapi merasakan tom yum langsung di Thailand pasti akan memiliki rasa dan sensasi yang berbeda. Karena perbedaan tempat membuat rasa bumbu yang dipakai berbeda walaupun memakai jenis bumbu yang sama.

2. Gang Keow Wan

Makanan Thailand yang satu ini memang sudah menjadi incaran para pecinta kuliner yang mengunjungi Thailand. Karena mungkin kita akan kesulitan menemukan makanan seperti di negara lain.
Gang keow wan ini adalah kari hijau Thailand. Makanan ini memang sejenis masakan kari yang berwarna hijau. Kari yang dibuatnya memiliki beberapa campuran seperti potongan daging ayam, rebung, serai, lengkoas, dan terong. Makanan ini biasa disajikan bersama sepiring nasi hangat, daqn ini halal untuk dikonsumsi.

3. Gang Som Pak Ruam

Gang Som Pak Ruam adalah sejenis makanan yang berupa sup yang memiliki rasa manis dan pedas. Sup ini terbuat dari kubis, kacang hijau, dan wortel sebagai bahan utamanya.
Makanan ini biasa disajikan bersama telur dadar dan berbagai sayuran hijau Thailand lainnya. Sup ini memiliki rasa manis, asam, dan pedas. Jika kamu tertarik dengan makanan ini kamu bisa menemukan sup ini di Thanom Rangnam Road.

4. Gang Masaman

Gang Masaman adalah salah makanan dari Thailand yang berjenis kari dan memiliki bumbu yang cukup kuat. Kari ini diisi dengan irisan daging ayam atau potongan kentang. Makanan kari ini memiliki beberapa tambahan rempah pada bumbu karinya sehingga membuat rasanya lebih lezat dan yang membuat kari berbeda dengan kari lainnya, gang masaman ini lebih terasa manis dibanding dengan yang lainnya.

5. Pang Gai

Pang Gai adalah sajian kuliner dari Thailand yang berupa kari. Pang gai ini salah makanan Thailand yang memiliki rasa pedas, selain pedas makanan ini juga memiliki rasa segar akibat dari campuran perasan jeruk purut.
Kari ini terbuat dari kari merah yang digoreng dan ditambahkan dengan irisan daging ayam dan santan. Makanan ini cukup lezat karena campuran cita rasa pedas dan segarnya yang begitu terasa.

6. Kao Na Phet

Kao Na Pet adalah sajian kuliner bebek panggang yang ada di Thailand. Bebek panggang khas Thailand ini tidak begitu berbeda jauh dibandingkan dengan bebek panggang yang ada di Indonesia. Tapi jika soal rasa bebek panggang Thailand ini memiliki rasa yang berbeda karena bumbu yang dipakainya. Selain itu makanan ini juga biasa disajikan bersama sup bebek.

Minggu, 01 Maret 2020

Kuliner Halal Khas Malaysia


Malaysia adalah Negara tetangga Indonesia yang termasuk ke dalam wilayah Asia Tenggara. Penduduknya terdiri dari tiga etnis utama yaitu Melayu, India dan China. Sehingga Malaysia memiliki keragaman kuliner yang  khas. Jika kamu pergi jalan-jalan ke malaysia jangan lewatkan makanan-makanan khas Malaysia ini rasanya yang enak dan pembuatannya juga tak kalah menarik dengan masakan Negara lain.
Ciri utama dalam masakan tradisional Malaysia tidak diragukan lagi adalah menggunakan rempah-rempah yang cukup banyak. Santan juga yang memberikan cita rasa hidangan Malaysia yang kaya dan juga mengentalkan hidangannya. Berikut adalah beberapa makanan dan minuman khas Malaysia yang kami rekomendasikan , diantaranya :


1.    Nasi Kerabu

Nasi kerabu merupakan salah satu dari makanan khas Malaysia dan beberapa daerah selatan Thailand seperti Pattani, Yala. Nasi kerabu ini nasinya berwarna kebiruan. Warna biru nasi ini berasal dari kelopak kembang telang. Kerabu adalah campuran daun-daunan mentah (ulam). Aroma nasi kerabu berasal dari daun rempah yang diiris halus, seperti bunga kecombrang, daun kesum, daun kaduk, daun pegagan, daun kunyit, atau daun kencur. Nasi kerabu berbeda dari nasi ulam yang biasanya tidak berwarna biru. Nasi kerabu dihidangkan dengan berbagai lauk seperti ikan asin goreng, kelapa parut, ayam goreng, ayam percik, tauge, cumi-cumi, solok lada, telur asin, atau kerupuk. Sebagai pendamping nasi kerabu ada saus yang terbuat dari ikan bilis yang disebut budu.
Nasi kerabu berasal dari daerah pantai timur Malaysia seperti Kelantan dan Terengganu. Selain nasi kerabu yang berwarna biru terdapat nasi kerabu memiliki warna lain seperti kuning dengan pewarna kunyit atau putih tanpa pewarna.

2.    Lekor atau Keropok lekor 

Lekor atau Keropok lekor adalah kerupuk ikan yang menjadi makanan ringan tradisional bagi orang-orang Melayu di daerah Terengganu, Malaysia. Makanan ini juga disebut sosis ikan, ikan tongkat, atau ikan goreng. Dibuat dari ikan dan tepung sagu, dibumbui dengan garam dan gula. Makanan ini berwarna agak kemerahan dan rasanya amis. Bau amis meningkat ketika mendingin. 


3.    Nasi Dagang


Nasi dagang adalah makanan Malaysia berupa nasi yang ditanak dengan santan kelapa, dan disajikan dengan kari ikan tongkol. Hidangan ini berasal dari daerah Terengganu dan Kelantan. Di Terengganu, nasi dagang terbuat dari campuran beras dan ketan yang ditanak dengan santan kelapa. Nasi dagang terengganu dihidangkan bersama kuah-kuah nasi dagang yang terbuat dari bumbu khas Malaysia, yaitu cabai, kunyit, lengkuas, sehingga berbeda dengan bumbu kari dari India. Nasi dagang kelantan biasanya berwarna merah karena dicampur ketan merah.


4.    Laksa

Laksa adalah makanan berjenis mi yang ditaruh bumbu dengan kebudayaan Peranakan, yang digabung dengan elemen Tionghoa dan Melayu. Laksa mempunyai beberapa jenis, yang paling dikenal adalah yang berjenis Laksa Penang, bentuk mi-nya bulat putih dan sedikit tebal. Nama Laksa diambil dari bahasa Sanskerta yang mempunyai arti banyak, menunjukkan bahwa mi Laksa dibuat dengan berbagai bumbu.
Ada beberapa laksa yang ada di malasysia pada umumnya, yaitu Laksa Asam, Laksa Katong dan,    Laksa Johor . Laksa asam berasal dari Terengganu. Laksa Katong dari daerah Katong di Singapura. Dan  Laksa Johor, berasal dari negara bagian Johor. Dan masih banyak lagi laksa lainnya.
  
5.    Ambuyat 

Ambuyat adalah hidangan yang berasal dari batang bagian dalam pohon sagu. Makanan ini adalah makanan yang terbuat dari tepung hambar, mirip dengan tepung tapioka. Ambuyat adalah hidangan nasional Brunei, dan menjadi makanan lokal yang terkenal lezat di negara bagian Malaysia, Sarawak dan Sabah dan juga wilayah federal Labuan dimana kadang-kadang dikenal sebagai linut.
Ambuyat dimakan dengan garpu bambu yang disebut chandas, dengan menggulirkan pati sekitar garpu dan kemudian mencelupkannya ke dalam saus, yang memiliki banyak variasi.

6.    Char kway teow

Char Kway Teow adalah kwetiau goreng ala Malaysia atau Singapura. Masakan ini juga terkenal di Indonesia. Kuetiaw digoreng di atas wajan berapi besar bersama tauge, kucai, udang, kerang, dan telur. Sebagai tambahan sering dimasukkan sosis Cina atau bakso ikan. Bumbunya adalah bawang putih, kecap ikan, sambal, dan kecap manis.
 Di Ipoh dan Penang, char kuay teow memakai telur bebek dan sering ditambah dengan daging kepiting. Makanan ini sering dianggap kurang sehat karena mengandung lemak tinggi. Char kway teow memang diciptakan sebagai makanan untuk buruh. Kadar lemak yang tinggi dan harga murah membuat hidangan ini disenangi kalangan buruh yang mencari sumber energi dan gizi yang murah. Pada awalnya, masakan ini dibuat oleh nelayan, nelayan pengumpul kerang, atau petani yang berprofesi sambilan sebagai pedagang kwetiau goreng di malam hari untuk menambah penghasilan.

7.    Kue batik 

(Bahasa Melayu: Kek batik) adalah sebuah jenis hidangan penutup kue Malaysia yang tidak dikukus. Kue tersebut dibuat dengan mencampur remahan biskuit Marie yang dipadu dengan saus coklat atau custard yang terbuat dari telur, mentega/margarin, susu kental manis, Milo dan bubuk coklat. Kue tersebut disajikan saat perayaan khusus seperti Idul Fitri dan Natal.
Di Malaysia biskuit Marie populer karena telah diperkenalkan di sana oleh Inggris sejak zaman kolonial. Integrasi yang berlaku antara pihak kolonial dan penduduk lokal melahirkan kuliner baru seperti Kue Batik, atau di Malaysia disebut sebagai Kek Batik.

8.    Sirap bandung


Sirap bandung, atau air bandung adalah nama dari minuman populer di Malaysia, Singapura dan Brunei. Minuman ini terdiri dari susu kental dibumbui sirup mawar yang memberikan warna merah muda. Sirap bandung merupakan adaptasi dari susu mawar yang disajikan di India
Nama dalam bahasa Melayu, istilah bandung berarti "pasangan", sementara sirap berarti sirup. Bandung mengacu pada apa pun yang dicampur dari bahan-bahan lain atau datang berpasangan, seperti rumah berbandung istilah untuk merujuk ke rumah semi-terpisah. Minuman ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Kota Bandung di Jawa Barat, Indonesia, dan lagi minuman ini juga bukan berasal dari bandung ya guys, hanya namanya saja yang sama.
Bandung adalah minuman favorit di Malaysia, terutama di kalangan masyarakat Melayu. Minuman ini biasanya disajikan pada saat berbuka puasa di bulan Ramadhan atau resepsi pernikahan dengan makanan lain seperti nasi biryani atau rendang. Inovasi modern termasuk menambahkan cincau atau air soda. Minuman ini dapat dibeli pra-campuran atau dibuat di rumah.

9.    Mee bandung Muar

Mee bandung Muar, atau lebih sederhana Mee bandung, adalah masakan tradisional berasal dari Muar, Johor, Malaysia. Dalam kasus Mee bandung, makanan ini adalah masakan yang awalnya hanya terdiri dari mie dan telur disamping sup yang terbuat dari campuran cabai, bawang, rempah-rempah, terasi dan udang kering. Kemudian, resep Mee bandung telah ditingkatkan dengan penambahan udang, daging, fish cake dan sayuran. Meskipun Mee bandung sekarang tersedia secara nasional di seluruh Malaysia, salah satu yang disajikan di kampung halamannya sendiri di Muar masih dianggap yang terbaik dan paling lezat.

10. Chee Cheong Fun

Keanekaragaman etnis dan ras menjadikan Malaysia menyimpan banyak warna dalam buku kulinernya. Sebut saja Chee Cheong Fun yang merupakan kuliner peranakan Tionghoa yang tepatnya berasal dari Kanton, Cina Selatan, termasuk Hongkong. Chee cheong fun biasanya dimakan sebagai camilan atau bersama makanan lain seperti dim sum.
Chee cheong fun juga sering disebut dengan mie usus babi. Meski mengandung kata babi pada namanya, makanan khas Malaysia ini sama sekali tidak menggunakan usus babi. Usus babi pada chee cheong fun hanya merujuk pada bentuk mie beras yang bulat menyerupai usus babi. Mie beras pada hidangan ini biasanya diisi dengan udang, daging sapi, sayuran, dan bahan lainnya. Untuk penyajiannya chee cheong fun dimakan bersama saus manis hitam yang disebut timzheong, jadi Chee cheong fun di Malaysia ada yang halal ya guys.

11. Umai

Malaysia mempunyai kuliner khas yang biasanya dikenal sebagai ciri khas makanan Korea atau Jepang, yakni ikan mentah. Umai adalah nama makanan tersebut. Umai merupakan hidangan praktis yang menghidangkan ikan mentah. Untuk membuat umai, ikan yang dipilih harus ikan yang segar. Tidak semua jenis ikan bisa dibuat umai. Biasanya penduduk Malaysia memilih ikan terubuk, parang, bawal putih, bawal hitam, atau udang.
Karena dihidangkan dalam keadaan mentah, maka dibutuhkan proses untuk menghilangkan bau amis ikan. Biasanya dengan merendam ikan mentah dalam jus limau kasturi. Setelah direndam ikan langsung dibaluri bumbu yang terbuat dari campuran bawang merah, bawang putih, cabai, garam, dan bumbu penyedap. Umai yang sudah siap bisa dimakan bersama sambal tambahan.